Membuka Kota Tutur…

Sinyal lambat membuat kotanya lama terang — tetap di sini, lampunya sedang dinyalakan.

Komen SAKSI, jadi Saksi. Paspor Tutur-mu terbit.

Tutur Cerita adalah akun cerita berseri di Instagram (@tuturcerita.id). Web ini adalah Kota Tutur — rumah permanenmu sebagai Saksi: ceritanya berganti, dari kasus berita, kisah kiriman penonton, sampai fiksi orisinal, tapi nomor saksi, cap, dan riwayat teorimu menetap selamanya. Satu paspor, banyak dunia.

Cara jadi Saksi

  1. Tonton episode terbaru di Instagram @tuturcerita.id dan tuliskan kata SAKSI di kolom komentarnya.
  2. Paspor Tutur-mu terbit otomatis lewat sistem panen komentar — nomor urut terbitmu adalah nomor Saksimu.
  3. Cek namamu di Balai Saksi setelah panen berikutnya (tiap ±30 menit), lalu masuk dengan kode komentar atau PIN 6 digit.

Dunia-dunia Tutur Cerita

  • BLACKOUT — tamat, menjadi museum: Seri fiksi orisinal pertama Tutur Cerita — 5 episode, sudah tamat.
  • Surat Tengah Malam — sedang berlangsung: Seri kasus dari berita yang masih dalam proses penyidikan — semua tuduhan berstatus diduga, mengikuti keterangan penyidik.

Di dalam kota: Balai Saksi untuk Paspor Tutur dan Masuk Paspor, Menara Kabar untuk Kabar Dunia, Kantor Pos Cerita untuk mengirim kisahmu, serta distrik tiap seri — termasuk Papan Kasus Surat Tengah Malam dan museum BLACKOUT.